You are currently viewing Cara Menggunakan Strategi “Cup and Handle” di Binomo

Cara Menggunakan Strategi “Cup and Handle” di Binomo

  • Post author:
  • Post category:Blog
  • Post last modified:May 8, 2024
  • Reading time:6 mins read

Dalam dunia trading, mengenal dan menerapkan strategi yang tepat merupakan kunci utama dalam mengoptimalkan keuntungan sekaligus mengendalikan risiko. Salah satu strategi yang telah mendapatkan pengakuan di kalangan trader adalah “Cup and Handle”. Strategi ini tidak hanya populer di kalangan trader saham tetapi juga sangat relevan bagi mereka yang berkecimpung dalam pasar forex, cryptocurrency, dan lainnya. Artikel ini bertujuan untuk mengulas tuntas cara menggunakan strategi “Cup and Handle” dalam konteks pengendalian risiko trading.

Apa itu Strategi Cup and Handle?

Banyak trader profesional menggunakan pola harga cup dan handle sebagai strategi trading yang populer. Pola harga cup dan handle dapat menjadi indikator pengendalian risiko yang kuat; polanya mirip dengan cup dengan handle, tetapi dengan handle yang sedikit melayang ke bawah.

Pola cup and handle dapat muncul pada grafik harga selama 65 minggu atau kurang dari tujuh minggu. Ini dianggap sebagai sinyal bullish karena sisi kanan pola mengalami volume trading yang lebih rendah. Bagaimana aturan cup and handle dan strategi trading yang disarankan?

Cup and Handle di Binomo

Sebelumnya, kami telah menunjukkan bahwa pola cup and handle adalah indikator teknikal di mana pergerakan harga aset meniru pola cup yang diikuti oleh tren penurunan. Sangat penting untuk memahami bagaimana pola perdagangan ini dapat membantu investor dan trader profesional membuat keputusan perdagangan yang optimal.

Pertama, pola cup and handle memberi sinyal peluang kuat untuk membeli aset. Biasanya, ketika bagian dari pola harga ini selesai, aset dapat berbalik arah dan mencapai tertinggi baru.

Cara Menggunakan Strategi "Cup and Handle" di Binomo

Cara Menemukan Pola Cup and Handle Ketika Trading di Binomo

Untuk mengelola risiko trading Anda dengan pola cup and handle, hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mengetahui bagaimana Anda dapat mengidentifikasi risiko dalam situasi pasar tertentu.

Anda dapat menemukan pola cup dan handle dengan mengikuti langkah-langkah yang ditunjukkan di bawah ini:

Langkah 1: Pola harga dan handle cup harus membentuk bentuk U lebih besar daripada bentuk v. Selain itu, titik tinggi kedua sisi cup harus kira-kira sama.

Langkah 2: Pola handle harga ini mirip dengan pola panji atau bendera dalam konsolidasi.

Langkah 3: Bergantung pada pengalaman dan preferensi trader, sinyal breakout dapat digambarkan dengan berbagai cara. Beberapa trader profesional melihat level resistance di antara highs cup.

Titik masuk akan dikonfirmasi setelah terjadi breakout pada level ini. Dalam situasi yang berbeda, beberapa trader menggunakan penembusan handle trendline sebagai tempat untuk memulai posisi long.

Kendalikan Risiko Trading Binomo dengan Pola Cup and Handle

Ketika berhadapan dengan pasar valuta asing dan ekuitas, ada berbagai cara untuk mengontrol risiko trading dengan strategi cup and handle.

Jika Anda tidak mahir mengendarai tren, maka salah satu metode yang efektif untuk menggunakan strategi cup and handle sambil mengurangi tingkat risiko Anda adalah teknik ayunan. Apa artinya ini? Jika Anda menangkap satu gerakan di pasar, itu disebut ayunan (swing).

Contoh Cup and Handle di Binomo

Anda keluar dari perdagangan sebelum ada tekanan yang berlawanan, seperti biasa.

Untuk ilustrasi, jika Anda melakukan trading lama pada aset dasar, Anda ingin keluar dari perdagangan sebelum terjadi resistance atau swing tinggi. Demikian pula, jika Anda melakukan trading short, Anda ingin keluar dari perdagangan sebelum terjadi support atau swing low.

Untuk pola chart cup and handle, yang pertama adalah menentukan tinggi dan rendah cup. Kemudian, Anda harus memproyeksikan jarak dari level breakout, yang merupakan target profit dari pola Anda.

Kesalahan yang Harus Dihindari saat Menggunakan Strategi Cup and Handle dalam Perdagangan Binomo

Untuk memulai, Anda harus memahami bahwa harga harus mendekati level resistance kemudian membentuk konsolidasi, atau yang lebih dikenal sebagai penumpukan, untuk membentuk pola handle. Pada saat ini, banyak trader menganggap saatnya untuk menjual karena ada resistance yang terlihat.

Cup and Handle

Jika harga ditolak dengan kuat di level resistance, itu bagus karena membangun momentum. Sebaliknya, jika harga mendekati level resistance, terjadi build-up. Jika hal itu membuat penurunan yang lebih tinggi menjadi resistance, maka Anda harus berhati-hati saat mengambil keputusan.

Ini menunjukkan bahwa ada trader yang siap untuk pergi dengan harga tinggi ini. Pada saat ini, Anda harus menghindari melakukan short pada pasar karena ada kemungkinan besar bahwa akan terjadi breakout.

Kesimpulan

Pola cup and handle adalah aset perdagangan yang sangat berharga yang harus diperhatikan oleh setiap investor. Keuntungan dari ini adalah Anda dapat menerapkan pola sebagai bagian dari strategi Anda, apakah Anda seorang pemula atau seorang profesional.

Leave a Reply